JavaScript is required to view this page. Soda Sebagiai Penghilang Kerak Membandel Sekaligus Pembersih Usus Perut

Soda Sebagiai Penghilang Kerak Membandel Sekaligus Pembersih Usus Perut

Jumat, 01 Oktober 2010

Ternyata betul kata kepala Dinas Kesehatan di tempat kawasan aku bekerja yang menyatakan bahwa baking soda tak bagus untuk kesehatan usus di perut. Ia membayangkan bahwasanya soda dapat membersihkan usus didalam perut dan tak bagus untuk kesehatan. Selanjutnya ia menyarankan untuk mengurangi konsumsi soda bagi kita.

Jika itu untuk perut, namun baking soda dapat menjadi bahan alternatif penghilang kerak membandel diatas keramik. Sebagaimana diketahui membersihkan rumah merupakan bagian dari rutinitas pekerjaan yang terkadang membutuhkan proses yang cukup sulit, bahkan dapat menghabiskan dana besar alias boros. Banyaknya produk pembersih rumah tangga yang beredar dipasaran dapat memangkas anggaran rumah tangga, baking soda ternyata dapat menjadi bahan alternatif guna menghilangkan noda membandel. cukup dengan mencampurkan baking soda dan sedikit air, semua noda bisa teratasi.
Abrasif ringan ini adalah bahan yang sangat baik untuk membersihkan noda dan kotoran yang sulit hilang.

Bahan ini juga terhitung murah dan mudah didapat disekitar anda dan tergolong lebih ramah lingkungan. Berikut daftar bahan alternatif penghilang noda yang dikutip dari berbagai media :

1.Kulit jeruk

Minyak pada kulit jeruk adalah pengharum alami. Saat memakan jeruk, jangan
buru-buru membuang kulitnya. Kumpulkan kulit jeruk dan potong kecil-kecil
memanjang. Masukkan potongan kulit jeruk ke dalam es, aromanya yang segar dan
wangi sangat ampuh mengusir bau tidak sedap di dalam ruangan.

Selain kulit jeruk, manfaatkan juga daun pandan yang beraroma wangi. Potong
kecil memanjang dan masukkan ke dalam mangkuk hias dan letakkan di sudut
ruangan. Harunya yang menenangkan bisa juga dimanfaatkan sebagai aromaterapi.

2. Baking soda

Alih-alih membeli abu gosok untuk menghilangkan noda hitam di pantat panci dan
permukaan bak mandi yang mengerak, cukup andalkan saja baking soda dan sedikit
air. Abrasif ringan ini adalah bahan yang sangat baik untuk membersihkan noda
dan kotoran yang susah hilang. Bahan ini juga terhitung murah dan mudah didapat
di sekitar Anda.

Baking soda juga terkenal sebagai deterjen alami yang ramah lingkungan. Untuk
keperluan mencuci pakaian, tuangkan larutan setengah cangkir baking soda dan air
ke pakaian yang akan dicuci agar semua nodanya hilang. Setengah cangkir baking
soda yang ditambahkan ke air cucian juga bisa membantu mencerahkan cucian.
Baking soda juga bisa digunakan untuk mencuci perabotan rumah tangga lainnya,
seperti mesin cuci piring, kulkas, dan microwave.

3. Cuka

Sebelum mencuci, semprotkan asam cuka pada pakaian bernoda untuk menghilangkan
kotoran yang menempel. Asam cuka juga bisa digunakan sebagai pelembut pakaian,
yaitu dengan menambahkan setengah dari ukuran pelembut sintetis yang biasa Anda
gunakan, ke dalam bilasan. Sedangkan untuk menjaga warna pakaian tetap
cemerlang, tambahkan dua tetes asam cuka ke dalam air rendaman cucian.

Asam cuka juga dipercaya bisa membantu menghilangkan residu atau sisa pembersih
pada bagian dalam oven. Residu inilah penyebab aroma atau bau tidak sedap yang
muncul bahkan menimbulkan asap saat memanggang atau memasak. Campuran cuka dan
air (perbandingan 50:50) bisa dicoba untuk menghilangkan residu pada oven Anda.

Selain itu, untuk membersihkan bagian dalam kulkas, cobalah dengan air panas
bercampur sabun. Lalu bilas dengan larutan cuka-air (50/50) untuk merontokkan
jamur atau kapang yang menempel. Langkah ini bermanfaat untuk menyegarkan dan
menghilangkan bau dalam kulkas. Jika Anda sering membersihkan kulkas secara
rutin, cukup mengelapnya dengan larutan cuka dan air.

4. Kaus kaki bekas

Tak perlu membeli kain lap mahal untuk membersihkan perabot rumah tangga, Anda
bisa pula memanfaatkan kaus kaki bekas. Bahannya yang lembut tidak akan membuat
perabot rumah tangga Anda menjadi tergores. Celupkan sebuah kaus kaki tua ke
dalam cuka, dan pergunakan untuk membersihkan permukaan perabot rumah tangga
Anda yang kotor.

5. Serbuk atau kristal sari jeruk

Serbuk atau kristal minuman sari jeruk sebenarnya mengandung asam sitrat yang
dapat digunakan untuk menghilangkan noda dengan cukup baik. Jika Anda ingin
menambahkan cairan pembersih seperti deterjen untuk menghilangkan buih atau
noda, jalankan mesin dalam kondisi full empty load dengan menambahkan serbuk
sari jeruk.

6. Air perasan lemon

Untuk mencuci buah dan sayuran, tambahkan beberapa tetes minyak essensial ke
dalam semangkuk air. Wanginya yang segar juga sangat cocok sebagai pengharum
sintetis yang biasa digunakan saat mencuci pakaian. Selain itu, untuk memutihkan
pakaian, tuangkan juga setengah cangkir air perasan lemon pada rendaman pertama.

Air perasan lemon juga bermanfaat untuk membersihkan dan mengharumkan perabotan
rumah tangga seperti kulkas, toilet, mesin cuci piring dan microwave.

7. Boraks

Orang Jawa lebih mengenal boraks, yaitu larutan garam konsentrat tinggi dengan
istilah bleng. Untuk keperluan mencuci dengan mesin cuci, tambahkan setengah
cangkir boraks ke dalam cucian untuk mendapatkan hasil yang bersih dan
cemerlang. Sebelum mencuci, tambahkan satu sendok makan boraks ke dalam rendaman
cucian yang dibiarkan selama 30 menit sebelum mulai dicuci. Boraks juga bisa
digunakan untuk membersihkan peralatan masak dan toilet.

8. Lerak (soapnut)

Lerak umumnya digunakan dalam proses pembuatan batik, yaitu untuk mencuci batik,
melembutkan, dan memelihara kualitas warnanya. Kandungan saponin dalam lerak
menghasilkan busa dan berfungsi seperti deterjen. Untuk keperluan mencuci,
pecahkan kulitnya dan masukkan ke dalam kantong kecil terbuat dari kain. Setelah
itu, masukkan ke dalam air rendaman cucian.

Gunakan air hangat saat merendam karena semakin hangat airnya maka semakin
banyak saponin yang keluar. Kocok-kocoklah air rendaman hingga muncul busa-busa
kecil, lalu masukkan pakaian, kemudian kucek dengan tangan. Selain untuk
pakaian, lerak juga bisa dimanfaatkan sebagai pembersih berbagai peralatan
dapur, lantai, bahkan memandikan dan membersihkan binatang peliharaan.

Labels:

0 komentar:

Posting Komentar